cara setting wire less
Posted by hackdebian on December 29, 2008
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
membuat antena wajan bolic
Posted by hackdebian on December 14, 2008
Tutorial Membuat Antena Wajan Bolic
AMu7u2031 26, 2007 at 3:31 am08 (wireless)
LATAR BELAKANG
- Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard
- Antena eksternal High Gain harganya relative mahal
- Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara mudah dan biaya ringan

Photo : Antena WajanBolic
TUJUAN
- Sharing pengetahuan/ pengalaman dalam hal pembuatan homebrew antenna khususnya Antenna WajanBolic dan hal-hal seputar Wireless Network
RUANG LINGKUP
Dalam Workshop ini akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail
SEKILAS WIRELESS/ WiFi
WiFi (Wireless Fidelity) adalah istilah generik untuk peralatan Wireless Lan atau WLAN. Biasa menggunakan keluarga standar IEEE 802.11. Oleh karena itu didukung banyak vendor.
STANDAR PROTOKOL
Peralatan wireless yang biasa digunakan adalah menggunakan standar IEEE 802.11x, dimana x adalah sub dari:
|
IEEE 802.11IEEE 802.11aIEEE 802.11a 2X IEEE 802.11b IEEE 802.11b+ IEEE 802.11g |
2.4GHz5GHz5GHz 2.4GHz 2.4GHz 2.4GHz |
2 Mbps54 Mbps108 Mbps 11 Mbps 22 Mbps 54 Mbps |
DASAR HUKUM
Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 tentang penggunaan pita frekuensi 2400-2483.5MHz yang ditandatangani pada tanggal 5 januari 2005 aleh Mentri Perhubungan M. Hatta Rajasa.
Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah Anda tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan:
1. Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).
2. Effective Isotropic Radiated Power/ EIRP di antenna adalah 36dBm
3. Semua peralatan yang digunakan harus di-approve/ disertifikasi oleh POSTEL
ANTENA WAJANBOLIC
Kenapa disebut WajanBolic?
- Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
- Bolic : parabolic
- WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan
Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. Dalam workshop akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail dengan pertimbangan :
Beberapa kekurangan antenna WajanBolic :
Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
ANTENA 2.4 GHz
Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz
Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dlm design antenna-antena tsb : N-type Connector & pigtail
Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail
Ok..!! kita langsung saja ke pembuatan WajanBolic
Persiapan
Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:
BAHAN
- Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus)
- PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter
- Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah
- Aluminium foil
- Baut + mur ukuran 12 atau 14
- N Connector female
- kawat tembaga no.3
- Double tape + lakban
PERALATAN
- Penggaris
- Pisau/ Cutter
- Solder + timah nya
- Gergaji besi
PERKIRAAN HARGA
Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.
TAHAP PENGERJAAN
- Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
- Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja.
Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.
Contoh :
Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm
Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
- Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
- Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. Bias di lihat di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
- Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan
- Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape
- Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td
- Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
- Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
- Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya.
- Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
- Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.










Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
menyambung kabel utp dengan usb
Posted by hackdebian on December 14, 2008
Pada kesempatan kali ini saya akan berusaha menulis dan mejelaskan cara membuat USB Extender dengan perpanjangan menggunakan Kabel UTP, agar dapat lebih memperjelas tulisan ini, saya juga menyertakan gambar/ foto dari album foto Pa Egoen. Sebelum nya saya ucapkan terima kasih buat Pak Goen, yang selalu memberikan inspirasi2 baru.
Ok, Mengapa kita perlu kabel USB yang panjang? Karena kabel Usb yang tersedia di Pasaran biasanya maksimal cuma 1-1,5 mtr. Walau sebenarnya ada yang 10-20 mtr, tapi jarang ada dan biasanya memerlukan USB repeater (klo ga salah itu namanya) untuk memperkuat aliran data di USB yang cukup panjang. yang menjadi masalah adalah harga USB repeater tersebut cukup mahal untuk saya beli, untunglah…Pak Goen memberikan solusi dengan memperpanjang kabel USB menggunakan kabel UTP. Karena klo kabel USB nya diperpanjang dengan UTP kemungkinan besar untuk 20 mtr masih bisa tanpa USB Repeater(walaupun masih tergantung sama USB nya yang di Motherboard juga). Biasanya keperluan kabel USB panjang ini digunakan untuk pemasangan antena USB WiFi OutDoor, perpanjangan kabel printer,USB HUB, dll…
Disaranakan menggunakan USB ver 1.0, karena berdasarkan pengalaman. Trik ini hampir selalu berhasil pada USB ver 1.0
Baiklah, kita langsung pada prakteknya saja. Bahan dan peralatan yang perlu disiapkan adalah:
- Kabel UTP, panjang nya sesuai dengan keperluan. Tetapi saya sarankan tidak lebih dari 20 meter. Kalau lebih dari 20 meter, akan diperlukan usb repeater/ usb extender untuk memperkuat aliran data dan daya.
- Kabel USB
- Rubber tape
- Thermofit/ kondom kabel (optional)
- Pipa pvc kecil
- Gunting
- Solder

Setelah semua bahan disiapkan, yang pertama harus dilakukan adalah Kupas kabel UTP pada kedua ujung nya. Dan di bagi menjadi 4 bagian seperti pada gambar di bawah ini. Pembagian nya, kabel orange di gabung dengan kabel putih-orange, putih-biru, hijau dan sisanya dari 4 kabel digabung menjadi satu.

Selanjutnya, kabel usb yang sudah disiapkan tadi dipotong manjadi 2 bagian.

Kemudian ujung2nya di kupas, seperti pada gambar dibawah:

Tahap selanjutnya, masukkan pipa pvc kecil/ pipauntuk pelindung sambungan ke masing masing ujung bakel UTP

Dan, begitu juga pada bagian kabel usb nya. Masukkan kondom pembungkus kabel pada masing masing bagian kabel USB.

Selanjutnya, sambungkan kabel UTP dengan kabel USB, dengan urutan seperti gambar di bawah ini, sangat disarankan menggunakan solder, karena dari pengalaman saya ketika tidak menggunakan solder, USB device tidak terdetek oleh computer walaupun sudah diset menjadi USB versi 1.0 (untuk ngeset ke usb versi 1.0 atau 1.1 dlakukan lewat setting bios, perlu di ingat, klo usb di set ke versi 1, maka semua port usb akan nejadi versi 1 atau 1.1 semua nya):

Setelah semua kabel tersambung, bungkus sambungan tersebut menggunakan kondom kabel/ thermofit.

Dan setelah itu, bungkus kembali sambungan tadi dengan pipa pvc kecil.

Sekarang, kabel USB sudah siap digunakan untuk keperluan antenna Wajanbolic menggunakan USB WiFi/ USB WLAN

Semoga bisa bermanfaat.
Yusda R. Noor
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
setting radio nano
Posted by hackdebian on December 14, 2008
Mengenal Nano Station2

Nano Station2 yang merupakan produk Ubiquiti saat ini merupakan produk wireless paling populer di Indonesia, selain form factornya yang cute, produk ini juga dikenal efisien dikarenakan sudah terintegrated dengan antena dual polarity 10 dBi, jadi gak perlu lagi beli antena tambahan, selain mudah pemasangannya, Nano Station2 ini juga punya power yang besar sekitar 26db atau 400mw, jadi lumayan daya jelajahnya bisa kiloan meter jauhnya tanpa antena tambahan. Yang unik berbeda dengan access point lainnya, produk dari Kanada ini memiliki lampu indikator signal strength , jadi memudahkan kita melihat kualitas sinyal tanpa perlu masuk ke web konfigurasinya, cukup melihat dari lampu indikator di bagian fisiknya saja.
Hanya sayangnya Nano Station2 tidak dilengkapi manual yang lengkap seperti merk akses poin lainnya, misal dalam bentuk CD manual atau buku petunjuk kecil lainnya, kami coba cari di situs resminya juga mengalami kesulitan mendapatkan manual lengkap tentang konfigurasinya.

Seperti biasanya untuk mengkonfigur radio ini, kita harus mengakses via browser dengan IP address default 192.168.1.20, user name dan password “ubnt”. Default radio ini dalam mode client, namun produk Ubiquti ini memiliki empat mode, yakni; station, station WDS, access point dan access point WDS, tapi rumornya radio ini hanya bagus sebagai client saja, sebagai access point kelihatannya masih ada bug yang harus diperbaiki, kalau dipaksa sebagai AP sebaiknya anda mengupgrade firmwarenya ke firmware DDWRT yang sudah mengeluarkan rilis khusus untuk Nano Station, anda bisa mendownloadnya di http://dd-wrt.com/dd-wrtv3/dd-wrt/downloads.html.
Banyak konfigurasi yang unik dari radio yang berchipsetkan Atheros ini diantaranya kita bisa menset manual Country Code, Rate Power maximal ke 26dBm, Rate Mode, Rate Algorithm, Noise Immunity, uniknya lagi kita bisa men-set range daya jangkau jelajahnya berdasar Mile atau Kilometer. Pada mode station ada fitur menarik yakni MAC Clone, untuk mengkloning Nano Station yang kita miliki memiliki MAC Address yang berbeda, dimana memungkinkan penggunanya bisa berbuat “Nakal”. Selain itu ada beberapa tool yang tersedia antara lain tool untuk test ping, traceroute, dan test speed, jadi dengan harga yang cukup terjangkau di kelasnya, kita bisa memiliki radio wireless yang powerfull sekaligus banyak feature menarik lainnya, meski ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki seperti dukungan manual yang kurang dan isu bug pada produk ini.
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Masalah update debian
Posted by hackdebian on December 10, 2008
jika kamu mengetik
apt-get update
dan muncul seperti di bawah ni bagaimana?
E: Could not open lock file /var/lib/apt/lists/lock – open (13 Permission denied)
E: Unable to lock the list directory
itu dikarenakan ada paket-paket yang belum semuanya terinstall tapi dihentikan
masalahnya?/bagaimana caramengatasinya ?
begini>>>>>>>>>
masuk ke root lalu ketikkan
“sudo apt-get update”
jika masih tetap tidak mau ketikkan
“dkpq –configure -a”
insya ALLAH akan berjalan seperti biasa debianmu…
amin
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
perintah dasar linux
Posted by hackdebian on December 9, 2008
Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menampilkan alur (path) ke berkas cheeses.odt yang ada di dalam direktori jebediah yang mana ada di bawah direktori home, yang berada di bawah direktori root (/).
Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :
/bin– aplikasi biner penting/boot– lokasi berkas konfigurasi untuk boot./dev– berkas peranti (device)/etc– berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)…/home– direktori pangkal (home) untuk pengguna/lib– libraries yang diperlukan oleh sistem/lost+found– menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)/media– mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll…/mnt– untuk me-mount sistem berkas/opt– tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)/proc– direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan/root– direktori pangkal untuk root, diucapkan ’slash-root’/sbin– sistem biner penting/sys– mengandung informasi mengenai system/tmp– berkas sementara (temporary)/usr– tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)/var– berkas variabel seperti log dan database
Hak Akses
Semua berkas dalam sistem Linux mempunyai hak akses yang dapat mengizinkan atau mencegah orang lain dari menilik, mengubah atau mengeksekusi. Pengguna super “root” mempunyai kemampuan untuk mengakses setiap berkas dalam sistem. Setiap berkas memiliki pembatasan akses, pembatasan pengguna, dan memiliki asosiasi pemilik/grup.
Setiap berkas dilindungi oleh tiga lapis hak akses berikut ini:
- pengguna
berlaku bagi pengguna yang adalah pemilik dari suatu berkas
- grup
berlaku bagi grup yang berhubungan dengan suatu berkas
- lainnya
berlaku bagi semua pengguna lainnya
Di dalam setiap dari tiga setelan hak izin ada hak izin sesungguhnya. Hak izin, dan cara penggunaannya untuk berkas dan direktori, diuraikan dibawah ini:
- baca
berkas dapat ditampilkan/dibuka
isi direktori dari ditampilkan
- tulis
berkas dapat disunting atau dihapus
isi direktori dari dimodifikasi
- eksekusi
berkas eksekusi dapat dijalankan sebagai program
direktori dapat dimasuki
Untuk menilik dan menyunting hak izin pada berkas dan direktori, buka ->-> dan klik kanan di berkas atau direktori. Kemudian pilih . Info hak izin ada di tab Permissions dan Anda dapat mengubah seluruh level hak izin, apabila Anda adalah pemilik dari berkas tersebut.
Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai hak izin berkas di Linux, baca halaman hak izin berkas di Wiki Ubuntu.
Terminal
Bekerja dengan baris perintah tidaklah tugas yang menakutkan seperti yang Anda pikir sebelumnya. Tidak dibutuhkan pengetahuan khusus untuk mengetahui bagaimana menggunakan baris perintah, ini adalah program seperti yang lainnya. Semua tugas di Linux dapat diselesaikan menggunakan baris perintah, walaupun telah ada alat berbasis grafik untuk semua program, tetapi kadang-kadang itu semua tidak cukup. Disinilah baris perintah akan membantu Anda.
Terminal berada di -> . Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di masa lalu, hal ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, dan para pengguna Linux berpendapat bahwa penggunaan perintah melalui shell akan lebih cepat dibanding melalui aplikasi berbasis grafik dan hal ini masih berlaku sampai sekarang. Disini Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan terminal.
Kegunaan awal dari terminal adalah sebagai peramban (browser) berkas dan kenyataannya saat ini masih digunakan sebagai peramban berkas, di saat lingkungan berbasis grafik tidak tersedia. Anda dapat menggunakan terminal sebagai peramban berkas untuk melihat berkas dan membatalkan perubahan yang telah dibuat.
Perintah Umum
- Menilik Direktori – ls
- Perintah ls (LiSt) melihat daftar berkas dalam suatu direktori.
- Membuat Direktori: – mkdir (nama direktori)
- Perintah mkdir (MaKeDIRectory) untuk membuat direktori.
- Mengubah Direktori: – cd (/direktori/lokasi)
- Perintah cd perintah (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori Anda saat ini ke direktori yang Anda tentukan.
- Menyalin Berkas/Direktori: – cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas)
- Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah cp -r akan menyalin setiap direktori yang Anda tentukan.
- Menghapus Berkas/Direktori: – rm (nama berkas atau direktori)
- Perintah rm perintah (ReMove) akan menghapus setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah rm -rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
- Ganti Name Berkas/Direktori – mv (nama berkas atau direktori)
- Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang Anda tentukan.
- Mencari Berkas/Direktori: – mv (nama berkas atau direktori)
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
install joomla di debian etch
Posted by hackdebian on December 9, 2008
MEMBANGUN APLIKASI CMS DATABASE MENGGUNAKAN JOOMLA PADA LINUX DEBIAN ETCH
CMS (content management system) bisa diartikan sebagai pengelolaan content atau isi. jika dihubungkan dengan web maka CMS berarti program yang mmapu mengeloal isi dari sebuah website seperti melakukan publikasi, editing dan menghapus sebuah content.
Joomla (….etzzzz bukan joomlo) merupakan salah satu varian CMS yang terkenal sampai saat ini yaitu Mambo,,,,,Joomla dengan mambo bagaikan ubuntu dengan debian…????
INSTALASI
1. bertindak sebagai root
2. instalasi webserver (apache2, php5 dan mysql) dengan apt-get
#apt-get install apache2 php5 dan mysql
3. isntalasi program-program pendukung seperti libmysqlclient15-dev libphp-adodb libgd2-xpm libgd2-xpm-dev php5-mysql php5-gd php5-curl
4. jika menginginkan joomla dapat diremote maka perlu disiapkan ftp akses dalam hal ini akan digunakan vsftpd
#apt-get install vsftpd
5. konfigurasi file vsftpd.conf
#nano /etc/vsftpd.conf
6. pastikan terdapat argumen berikut (hilangkan tanda pagarnya)
local_enable=YES chroot_list_enable=YES chroot_list_file=/etc/vsftpd.chroot_list
7. buat file yang isinya user yang akan mengakses /var/www/joomla
#nano /etc/vsftpd.chroot_list
tulis user didalam file diatas misalkan joomlauser
8. Buat user joomla dengan home directory /var/www/joomla
# adduser --home /var/www/joomla joomlauser Password: # adduser joomla www-data
9. Restart Server
# /etc/init.d/vsftpd restart # /etc/init.d/apache2 restart # /etc/init.d/mysql restart
ambil source code joomla di http://joomla.org gunakan versi yang terbaru (penulis menggunakan versi Joomla_1.5.8-Stable-Full_Package.tar.gz
10. buat direktori baru untuk web joomla pada /var/www
debian:/var/www# mkdir joomla
11. copy program joomla ke /var/www/joomla
debian:/home/lamanggong/ftp/program# cp Joomla_1.5.8-Stable-Full_Package.tar.gz /var/www/joomla
12. aktifkan direktory /var/www/joomla
# cd /var/www/joomla
13. ekstrak hasil copyan
debian:/var/www/joomla# tar zxvf Joomla_1.5.8-Stable-Full_Package.tar.gz
14. ubah status kepemilikan direktori joomlah agar dapat dimiliki oleh webserver
debian:~# chown -Rf www-data.www-data /var/www/joomla
15. jadikan direktori joomla dapat di read, write dan execute
debian:~# chmod -Rf 744 /var/www/joomla
16. buat database joomla pada mysql, misalkan nama database ; joomla, nama user : joomlauser dan password database : joomlapass
debian:~# mysql -u root -p
Enter password:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 34
Server version: 5.0.32-Debian_7etch6-log Debian etch distribution
Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.
mysql> create database joomla;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
mysql> grant ALL on joomla.* to joomlauser@localhost identified by ‘joomlapass’;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
mysql> grant ALL on joomla.* to joomlauser identified by ‘joomlapass’;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
mysql> exit
Bye
debian:~#
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
install router pada debian
Posted by hackdebian on December 8, 2008
MEMBUAT ROUTER PADA LINUX DEBIAN
~ Pertama –tama install computer dengan Linux Debian
~ Komputer harus memiliki 2 Buah Lan Card
~ Kemudian setting IP ke dua Lan card tersebut ,1 Lan Card disambungkan ke router (eth0) Satunya ke client (eth1) dengan masuk ke /etc/network lalu vi/pico interfaces,dan mengetik berikut ini:
Auto eth0
Iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.10.255
network 192.168.10.0
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.5.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.5.1
broadcast 192.168.5.255
network 192.168.5.0
auto lo
iface lo inet loopback
~ Setelah semuanya sudah di ketik simpan dengan (:wq)
~ Kemudian restart ip tersebut dengan ketik /etc/init.d/networking restart
~ Untuk Memastikan Ip tersebut sudah masuk ,lihat dengan menggunakan ifconfig dan perintah route untuk mengechech gateway
~ Kemudian aktifkan ip forwardingnya dengan masuk ke /etc/sysctl.conf , lalu hapus tanda (#) pada ipforwarding di ipv4
~ Kemudian Routing dengan mengketik :
>iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.10.0/24 –j MASQUERADE
>iptables-save
~Kemudian lihat dengan mengetik perintah iptables –t nat –n –L
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Install Apache dan Mysql
Posted by hackdebian on December 6, 2008
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Hello world!
Posted by hackdebian on December 6, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Posted in Uncategorized | 1 Comment »